Siapa
sih sekarang ini yang tidak punya sepatu kets atau kalau diluar negeri disebut
dengan sneaker? sepatu kets dengan desain kasual dan mudah dipakai
menjadi pilihan banyak orang untuk dipakai di saat-saat santai atau saat
bersekolah dan kuliah.
Sepatu
kets memiliki bahan dan bentuk berbeda dengan sepatu ‘kantoran’ formal
yang biasanya berawrna hitam atau coklat dan terkadang putih. Oleh karena itu
dalam merawatnya pun akan ada sedikit-banyak perbedaan.
Pada
tulisan kali ini, bolejuga.com akan menyajikan beberapa tips dalam merawat
sepatu kets atau sneaker dari ahli pembuat sneaker sendiri. Dalam tulisna kali
ini kita akan mendapat tips dari hasil konsultasi sebuah web dari tukatuku direktur kreatif GQ Jim Moore, ahli pembersih sneaker Jason Markk,
dan beberapa ‘iblis’ sneaker lainnya tentang bagaimana untuk menjaga sepatu
keren Anda tetap cool (dan berbau) sesegar mungkin.
1.
Sikat Dengan Benar
Sediakan 2 macam sikat
yaitu yang berbulu halus dan yang lebih kaku. Kadang pada beberapa bagian
tertentu perlu sikat kasar agar kotoran dapat dibersihkan. Contohnya lain jika
misal kita memiliki sepatu Air Max yang pada bagian atasnya memiliki kapas
mesh, jika menggunakan sikat kaku maka akan membuatnya rusak.
2.
Cara Membersihkan Tali sepatu berwarna
putih
“Cara biasa yang
digunakan untuk mencuci tali putih hanya merendamnya dalam mangkuk dengan air
panas dan pemutih,” kata Markk, “tapi begitu telah mengering dan Anda
menempatkan tali kembali, Anda akan melihat rasanya berbeda karena pemutih
telah melemahkan semua serat. “Selain akan mudah dengan pemutih, Markk
menawarkan alternatif ini: “Rendam tali dalam air hangat dan pembersih Jason
Markk , aduk, bilas, ulangi.”
3.
Apa yang Harus Dilakukan dengan Suede
“Saya merekomendasikan
suede protector,” kata Markk. “Pertama Anda harus membersihkannya, biarkan
kering, menyemprotkannya, dan kemudian membiarkan kering dalam semalam.
Kemudian Anda lakukan lagi setelah sekitar delapan sampai sepuluh bulan.”
Namun, Markk memperingatkan terhadap penggunaan produk lebih berat seperti
NeverWet. “Teknologi ini sangat bagus, tapi tidak pada sepatu,” ia
memperingatkan. “Jika Anda semprotkan pada sepatu, itu dapat meninggalkan
sebuah film putih di sneaker. Untuk bahan seperti kulit dan suede, saya pasti
tidak akan merekomendasikan hal ini.” Sebaliknya, cobalah semprotan dari sumber
yang terpercaya, seperti New Balance. (Apa itu suede, yaitu bahan kulit yang
dibalik sehingga tampak bludru).
4.
Bagaimana Mengatasi bau kaki?
Jika kaki berkeringat
dan sol bau adalah masalah, Markk menyarankan mengambil solnya keluar, biarkan
sampai kering, dan hilangkan dengan pewangi atau parfum semprot (dan lebih baik
lagi yang dikhususkan untuk sepatu. Solusi lain? Pertimbangkan kaus kaki
kelembaban-wicking. “Jika Anda memiliki kaki yang benar-benar berkeringat, ada
kaus kaki dengan teknologi wicking kering yang luar biasa yang bisa
membantu,” kata Markk. Dan ketika anda mencarinya, kaus kaki
Drymax adalah yang terbaik- yang dirahasiakan pelari diehard di mana-mana.
5.
Gunakan Lembar Kain
“Lembaran kain adalah
jawaban saya untuk segalanya,” kata Brandon Edler, terlibat dalam strategi
digital di Finish Line. Dia menyarankan menjaga sepatu Anda segar dengan
meninggalkan pengering lembaran di dalamnya. “Satu malam, lembaran kain menetap
di sepatu akan membuat sepatu terhindar dari bau seperti hoodie segar keluar
dari pengering.” Edler juga menyarankan menjaga lembaran di sepatu Anda saat
Anda bepergian. “Ini hampir sama baiknya untuk seperti saat baru.”
6.
Pembersihan
“Umumnya, Proyek umum
menggunakan kulit halus yang dipakai baik sesuai usianya,” kata Peter Poopat,
yang ikut mendirikan label sneaker minimalis. “Perawatan umumnya tergantung
pada jenis kulit. Untuk nappa dasar kita umumnya merekomendasikan untuk hanya
membersihkan dengan kain non-abrasif basah. Semprotan sepatu kulit konvensional
juga dapat digunakan tapi tidak perlu,” katanya.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar